Ciri-ciri Alergi Debu dan Dingin – Alergi merupakan salah satu keluhan penyakit yang tidak sedikit dialami orang-orang sekitar kita. Alergi bisa menyerang siapapun. Mulai dari bayi baru lahir hingga orang tua terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Dan jenis alergi itu sendiri memang cukup banyak, namun kali ini akan kita ulas seputar alergi debu dan alergi dingin.

Alergi Debu

alergi debu

Debu tersebut memang bisa menjadi penyebab dari munculnya alergi, apabila terdapat dalam jumlah banyak. Daya tahan tubuh yang lemah bisa merespon dengan cepat.

Faktor genetik seringkali berpengaruh besar dalam hal ini sehingga orang tua perlu mewaspadainya sejak dini. Sedangkan makanan, bisa menjadi faktor kedua dalam reaksi pendukung dari gejala alergi yang timbul.

Gejala alergi debu, hampir mirip dengan alergi serbuk sari :

  • Mata merah, terasa gatal dan berair
  • Hidung gatal, berair atau tersumbat
  • Bersin bersin.

Bersin memang sebuah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan bakteri yang terhirup, namun bersin yang berulang atau tidak wajar menjadi gejala seseorang yang terkena alergi dan salah satunya karena alergi debu.

Alergi Dingin

Bagi sebagian orang, cuaca dingin lebih dari sekedar gangguan. Selain ketidaknyamanan fisik, paparan dingin bisa memicu serangan asma, membuat kulit kita terasa kering, dan menyebabkan nyeri sendi.

Umumnya, gejala bisa timbul ketika seseorang berada dalam suhu dibawah 4 derajat Celcius.  Berikut adalah gejala yang biasa timbul pada seseorang yang memiliki alergi dingin.

1. Muncul ruam kemerahan pada kulit.

alergi dingin

Mereka yang memiliki alergi dingin, seringkali kulitnya tampak memerah saat terkena suhu dingin. Dan kondisi akan membaik saat mereka berada di lingkungan yang hangat.

Alergi terhadap suhu dingin, terjadi karena senyawa histamin dalam tubuh melepaskan dirinya ke dalam aliran darah sehingga menimbulkan gejala kemerahan pada kulit.

Inilah sebabnya mengapa gatal-gatal menjadi salah satu tanda paling umum terkena alergen. Sebenarnya, dokter sering menguji gangguan ini dengan meletakkan es batu di kulit pasien, untuk melihat apakah itu mengarah ke gatal-gatal, kemerahan, atau bengkak.

2. Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

Selain munculnya ruam kemerahan dalam kulit, tangan/ kaki/ bagian tubuh tertentu juga bisa mengalami pembengkakan saat mengenai benda dingin karena terdapat peradangan dalam kulit.

4. Kepala terasa pusing

Orang dengan alergi dingin yang parah mungkin merasa pusing jika kembali terpapar debu dan suhu dingin. Ini menjadi gejala yang cukup serius dan dibutuhkan perawatan yang tepat.

5. Menjadi Flu

Flu yang disertai dengan pilek bisa menjadi gejala kedua yang umumnya muncul dari alergi dingin. Pada orang yang gemar melakukan olahraga juga, mungkin mereka pernah mengalami pendarahan hebat saat musim dingin karena juga mengidap alergi dingin.

Pencegahan

Cara Mencegah kambuhnya alergi debu dan alergi dingin.

  • Rutin mencuci tangan apabila jika Anda sering menggunakan tangan untuk menutup mulut saat bersin.
  • Bersihkan kamar dari mulai tempat tidur hingga perabotan terkecil untuk mencegah menempelnya debu.
  • Gunakan masker untuk mencegah paparan debu saat Anda sedang bersih-bersih atau sedang berada di lingkungan yang berdebu.
  • Gunakan bantal yang diisi dengan serat poliester bukan kapuk atau bulu.
  • Saat berada di ruangan ber AC, Anda bisa menggunakan jaket atau sarung tangan atau kaos kaki untuk menjaga tubuh Anda tetap hangat.
  • Cuci tempat tidur dengan air yang panas seminggu sekali. Air panas akan membunuh tungau sekaligus membersihkan debu yang menempel didalamnya. Bila perlu, keringkan tempat tidur dengan hairdryer.
  • Rutinlah membersihkan lantai kosong dengan lap basah.
  • Gunakan vacum cleaner untuk membersihkan debu yang menempel pada karpet.
  • Cuci karpet bekas dengan air panas.
  • Tetap berada di lingkungan yang udaranya bersih dan kering.
  • Gunakan dehumidifier untuk menurunkan tingkat kelembaban.
  • Aroma mint yang bisa Anda hirup cukup membantu meringankan gejala saat alergi dingin kambuh.

Hindari juga berenang di air yang terlalu dingin. Selain bisa memperburuk gejala, hal ini dapat mengancam nyawa. Gejala yang muncul diantaranya; kesulitan bernafas, pingsan, tekanan darah menjadi tidak stabil dan jantung berdebar.

Orang yang memiliki alergi debu terlebih alergi dingin, seringkali kambuh saat malam hari karena bisa meningkatkan pengaruh dari hormon sirkadial dalam tubuh yang memperparah kondisi.

Jika kita ingin mengendalikan gejala yang biasa timbul, berarti terlebih dahulu kita harus mengenali penyebabnya kemudian menghindarinya. Dengan begitu, pengobatan tidak diperlukan untuk membantu mengatasi hal ini.

Baca juga : Obat Tradisional Alergi Debu dan Dingin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *