Jika perut bayi kembung dan susah bab belum bisa Anda atasi sendiri, kami bisa membantu Anda melalui penjelasan artikel dibawah ini dengan menerapkan metode praktis pengobatan yang bisa Anda temukan dalam bahasan berikut.

perut bayi kembung dan susah bab
perut bayi kembung dan susah bab

Mengapa Perut Bayi Kembung?

Perut bayi bisa menjadi kembung karena adanya jumlah gas yang meningkat dalam saluran pencernaannya. Jika bayi Anda masih berusia kurang dari 4 bulan, kondisi perut kembung cukup umum terjadi yang disebabkan oleh belum kuatnya organ pencernaan sehingga kandungan gas mudah meningkat pada bagian ususnya.

Ketika bayi Anda buang gas, perutnya akan kembali normal dan tidak kembung lagi. Namun, jika ada pertambahan udara pada perut bayi (disebabkan kurangnya asupan nutrisi), muncul gejala gangguan pada pernapasan, maka bayi tidak dapat bertoleransi dengan susu formula yang mengakibatkan gangguan gas dalam usus.

Mengapa Bayi Susah Buang Air Besar?

Bagi Anda orang tua baru, pastinya merasa khawatir dengan kondisi bayi yang tidak BAB selama berhari-hari. Karena perut bayi kembung dan susah bab, menjadikannya lebih rewel dan sering menangis. Berikut ada beberapa penyebab mengapa bayi mengalami kesulitan untuk buang air besar.

  • Ada sebagian bayi yang mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti gangguan pada sistem metabolisme tubuh, kekurangan tiroid, atau alergi makanan tertentu.
  • Bayi yang diberi susu formula lebih rentan mengalami susah buang air besar dibandingkan ASI yang mudah dicerna oleh usus. Kandungan protein yang ada dalam susu formula, cukup sulit untuk dicerna mengingat sistem pencernaan bayi yang baru lahir belum berkembang secara sempurna.
  • Dalam keadaannya yang normal, biasanya bayi akan sering buang air besar dalam sehari. Beda halnya dengan kondisi bayi yang sedang mengalami konstipasi. Selama 3 hari bayi menjadi tidak buang air besar karena fesesnya yang keras.
  • Bayi mengalami dehidrasi karena kandungan susu formula yang jumlah susunya terbatas didalam botolnya.
  • anu berdarahKondisi anus yang berdarah juga bisa menjadi penyebab susahnya bab pada bayi. Jika hal itu terjadi, bayi akan mengalami kesakitan untuk mengeluarkan fesesnya. Bayi pun menjadi manahan atau menunda feses untuk tidak keluar.
  • Penyakit hisprung yang merupakan gangguan pada usus besar dari mulai anus hingga usus yang berada di atasnya. Kondisi ini mengakibatkan usus besar tidak dapat menggerakkan ususnya sehingga saluran pada usus pun menjadi menyempit. Feses pun akan menunpuk pada usus bawah dan mengakibatkan infeksi radang usus dan gejalanya juga bisa Anda kenali jika perut pada bayi Anda kembung. Jika bayi baru lahir tidak juga buang air besar selama 48 jam, maka bisa dipastikan bayi Anda terkena hisprung. Namun, Anda tak perlu khawatir, berikut adalah penjelasan seputar hisprung dan obat tradisional hisprung yang terbukti efektif untuk mengatasi berbagai gangguan pada buang air besar seperti perut bayi kembung dan susah bab secara tuntas.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *