Banner-Ace-Maxs-Artikel2

Obat Tradisional Tumor Saraf Pendengaran – Bagi anda yang sedang mencari obat herbal untuk menyembuhkan penyakit tumor saraf pendengaran kami akan sajikan informasi dan cara pengobatannya dengan menggunakan obat herbal Ace Maxs yang merupakan salah satu obat herbal terbaik dan ampuh dalam mengobati penyakit tumor secara tuntas. Serta aman untuk dikonsumsi oleh tubuh karena tidak menimbulkan adanya efek samping dan ketergantungan. Segera tuntaskan penyakit anda dengan mengkonsumsi obat herbal Ace Maxs yang efektif, alami dan aman tanpa efek samping.

Penyakit Tumor Saraf Pendengaran

Obat Tradisional Tumor Saraf Pendengaran

Obat Tradisional Tumor Saraf Pendengaran

Walaupun tumor ini tergolong jinak dan pertumbuhan yang lambat, akan tetapi lokasinya yang berdekatan dengan fungsi batang otak, fungsi pendengaran, fungsi keseimbangan dan fungsi otot motorik wajah sehingga managemen yang tidak baik akan berdampak buruk pada penderita. Sebaliknya penatalaksanaan yang tepat akan memberikan hasil yang optimal. Kemajuan penanganan neuroma akustikus yang dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai keahlian serta bertambah baiknya sarana diagnostik, teknik operatif dan teknik anestesi, angka kematian pasca tindakan operasi dapat diturunkan hingga menjadi 1% pada akhir abad ke 20.
(Sumber : Wikipedia)

Tumor saraf pendengaran (neuroma akustikus, acoustic neuroma) merupakan 6-8% dari seluruh tumor otak (intrakranial).
Di Amerika serikat ditemukan 2000 sampai 3000 kasus baru neuroma akustikus setiap tahunnya, dengan sebaran umur mulai dekade kedua sampai dekade kedelapan. Angka kejadian tertinggi antara umur 50 tahun sampai 60 tahun.

Perjalanan Penyakit Dan Gejala

Sebagian besar neuroma Neuroma tumbuh lambat dan hanya sebagian kecil tumbuh cepat yakni mencapai 2 kali volume asal dalam waktu 6 bulan berdasarkan pemeriksaan CT Scan atau MRI. Kecepatan pertumbuhan neuroma akustikus dibagi menjadi 3 yakni :

  • Pertumbuhan sangat lambat, jika dalam 1 tahun tidak tumbuh atau tumbuh sedikit saja.
  • Pertumbuhan lambat, jika dalam 1 tahun diameter tumor hanya bertambah 0,2 cm.
  • Pertumbuhan cepat, jika dalam 1 tahun diameter tumor bertambah lebih atau sama dengan 1 cm.

Walaupun kecepatan pertumbuhan tumor berkisar antara amat lambat sampai cepat, kadang tumor mengalami degenerasi kistik.
Oleh karena neuroma akustikus berasal dari sel Schwann yang berada didalam serabut saraf vestibularis dan pertumbuhannya lambat sehingga hanya sedikit sekali yang mengalami gangguan keseimbangan atau vertigo.
Setelah tumor tumbuh cukup besar , maka tumor akan tumbuh terus biasanya menuju kearah medial (bagian tengah) dan bentuk tumor saat mencapai rongga ini mengalami perubahan menjadi speris.

Saat tumor masih berada dalam rongga telinga bagian dalam, mungkin akan menimbulkan gejala awal seperti gangguan pendengaran (merupakan gejala awal yang paling sering oleh karena penekanan terhadap saraf pendengaran atau terputusnya pembuluh darah) atau gangguan keseimbangan berupa vertigo oleh karena penekanan saraf vestibular (keseimbangan). Gangguan pendengaran dapat terjadi tiba-tiba (80%)atau fluktuasi (15%) namun demikian tidak ada hubungan yang signifikan antara besarnya tumor dan beratnya tingkat gangguan pendengaran.

Selain menekan saraf pendengaran, tumor juga menekan saraf wajah (nervus kranialis VII) dengan gejala kelemahan (parese) wajah satu sisi (25% dari penderita neuroma akustikus).

Saat tumor mencapai diameter 2 cm dan sudah berada di cerebellopontine angle, tumor akan menekan permukaan lateral batang otak yang jika tumor tumbuh lebih besar, akan mendorong batang otak kearah yang berlawanan (kontralateral).

Saat tumor mencapai diameter 4 cm, seringkali tumor berkembang ke arah depan (anterior) dan menekan saraf trigeminus yang dapat menimbulkan gejala nyeri wajah satu sisi. Jika tumor berkembang ke bagian bawah (inferior), akan menekan saraf kranialis IX, X dan XII, dengan berbagai macam gejala, seperti kesulitan menelan.

Jika tumor tumbuh terus hingga mencapai diameter lebih dari 4 cm, maka tumor akan menekan otak kecil (serebellum) dan secara tidak langsung akan menyebabkan terjadinya hidrosefalus obstruktif.
Terjadinya hidrosefalus akan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan dalam otak (intrakranial) dengan gejala: nyeri kepala (50% penderita dengan diameter tumor lebih dari 3 cm), mata kabur (35% dari penderita) disertai mual dan muntah yang tidak khas (15% dari penderita).

Pengobatan

A. Konservatif observasional

Pertimbangan untuk dilakukan operasi bergantung kepada aspek keuntungan dan kerugian bagi penderita. Hal ini dilakukan pada pertumbuhan tumor yang lambat akan tetapi tumor tersebut menempati lokasi yang cukup rumit dan sangat vital, yakni dekat batang otak.

Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah usia Jika usia lebih dari 65 tahun sebaiknya tidak dilakukan tindakan operatif penangkatan tumor kecuali menangani komplikasi akibat tumor misalnya hidrosefalus obstruktif yang memerlukan tindakan pemasangan selang (system shunt: Levin & Leibel, 2001).
Namun demikian antara 15% sampai 40% dari penderita yang telah diputuskan untuk ditangani observasi, akan berubah menjadi penanganan secara operatif oleh berbagai alasan tertentu, misalnya terjadinya hidrosefalus dan tumor menekan batang otak. (Obat Tradisional Tumor Saraf Pendengaran)

Beberapa peneliti menggunakan berbagai indikasi pengobatan secara konservatif observasional untuk penderita neuroma akustikus, yakni:

  • Penderita berusia lanjut.
  • Ukuran tumor kecil, terutama jika fungsi pendengaran baik
  • Menolak untuk terapi (operatif)
  • Adanya resiko operasi

B. Pembedahan (operasi)

Ada 3 teknik yang dapat digunakan untuk penanganan neuroma akustikus dengan cara pembedahan yaitu melalui :

  • Retrosigmoid,
  • Translabirinth dan
  • Subtemporal (middle fossa approach)

Perlu diketahui bahwa setiap teknik operasi mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing.

Beberapa pertimbangan untuk memilih teknik operasi, diantaranya:

Tingkat gangguan fungsi pendengaran. Jika fungsi pendengaran penderita sudah sangat memburuk maka sebaiknya dipilih teknik translabyrinthine atau retrosigmoid.

Respon dari pemeriksaan batang otak.

Hasil pemeriksaan elektronistagmografi (ENG).

Ukuran tumor. Kemungkinan untuk tetap mempertahankan fungsi pendengaran jika diameter tumor antara 1,5 sampai 2 cm dan terletak intrakanal adalah sangat sulit sehingga ahli bedah akan memilih translabyrinthine untuk mempertahankan saraf wajah (nervus fasialis).

Letak dan posisi tumor.

Pengalaman operator. Pengalaman operator serta fasilitas operasi akan menentukan teknik operasi yang akan dikerjakan, oleh karena setiap operator akan mempunyai teknik tersendiri yang sangat dikuasinya dibandingkan operator yang lain.

Keinginan penderita. Keinginan penderita harus diakomodasi terutama tentang preservasi fungsi pendengaran dan fungsi saraf wajah (nervus fasialis) untuk penderita dengan profesi tertentu akan mempunyai keinginan yang berlainan.

C. Radiasi.

Radiasi yang paling baik adalah dengan bantuan pemasangan frame stereotaksis sedangkan alat yang digunakan bermacam yakni Gamma knife, Cyber knife, Brain lab, yang akan memancarkan beberapa sumber radiasi dosis rendah menuju target sehingga pada target tersebut menerima dosis radiasi yang besar. Efek pada sel akan menyebabkan DNA terpecah dan sel menjadi mati, sel neuroma bersifat radioresisten dengan radiasi dosis rendah akan tetapi sel tumor akan mati jika mendapat dosis tinggi (Pollock et al,1998)

Keuntungan stereotaksis radioterapi :

  • Penurunan masa tinggal di rumah sakit sehingga menurunkan seluruh biaya ?
  • Cepat kembali seperti sedia kala
  • Angka morbiditas dan mortalitas yang jauh lebih rendah disbanding operasi.

Kerugian stereotaksis radioterapi:

  • Diperlukan control pemeriksaan CT Scan atau MRI secara rutin, sehingga jika dihitung seluruh biayanya diperkirakan lebih mahal dari pada biaya operasi.
  • Tidak menghilangkan tumor dengan segera.
  • Resiko terjadinya lesi nervus kranialis V lebih tinggi.
  • Belum diketahui resiko terjadinya perubahan tumor menjadi ganas sebagai efek radiasi, diperkirakan angka kejadiannya 1 dibanding 1000 setelah 30 tahun.

Obat Tradisional Tumor Saraf Pendengaran dari Ace Maxs sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit tumor. Maka dari itu, tidak ada alasan lagi bagi anda untuk meragukan akan khasiat Ace Maxs sebagai obat herbal tumor saraf pendengaran. Penyakit tumor dapat dicegah dan diatasi dengan menjaga pola hidup sehat dan melakukan pencegahan sejak dini. Namun untuk anda yang telah divonis memiliki penyakit tumor ini jangan pernah putus asa, karena Ace Maxs adalah solusi tepat sebagai obat herbal yang mampu mengatasi penyakit tumor secara efektif, dengan kandungannya yang alami mengkonsumsi Ace Maxs tentunya sangat aman bagi kesembuhan anda.

Maka dari itu tidak usah diragukan lagi khasiat dari obat herbal Ace Maxs yang tersebut ampuh mengobati penyakit kanker secara tuntas. Jika anda ingin memesan Ace Maxs bisa mengirimkan sms sesuai format berikut.

Pemesanan Ace Maxs

Pemesanan Ace Maxs

Pesan Ace Maxs Sekarang !! Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran